Laman

Jumat, 04 November 2011

Brosot,Galur Kulon Progo

Brosot merupakan salah satu desa di kecamatan Galur, kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Desa ini berjarak kurang lebih 25 km dari pusat kota Yogyakarta ke arah barat daya, atau sekitar 15 km dari kecamatan Wates (ibukota kabupaten Kulon Progo) ke arah tenggara. Desa ini juga merupakan pusat kota kecamatan Galur dimana terdapat kantor kecamatan, kantor polisi sektor Galur, kantor koramil, kantor pos, pasar Brosot dan terdapat sebuah sekolah tingkat SMP yang cukup terkenal di kabupaten Kulon Progo yakni SMP Negeri I Galur yang dulunya bernama SMP Negeri Brosot. Desa Brosot terbagi ke dalam beberapa pedukuhan (dahulu disebut dusun). Pedukuhan yang terdapat di Brosot adalah sebagai berikut:
  1. Pedukuhan I (Kutan)
  2. Pedukuhan II (Brosot)
  3. Pedukuhan III (Pulo)
  4. Pedukuhan IV (Klampok)
  5. Pedukuhan V (Bantengan)Dukuh wandi
  6. Pedukuhan VI (Nepi)
  7. Pedukuhan VII (Kranggan)
  8. Pedukuhan VIII (Modinan)
  9. Pedukuhan IX (Karang)
  10. Pedukuhan X (Pandowan)

[sunting] Batas Wilayah

  1. Utara = Kecamatan Lendah
  2. Timur = Sungai Progo
  3. Selatan = Desa Kranggan
  4. Barat = Desa Kranggan
Di batas timur, terdapat jembatan Srandakan yang menghubungkan antara Kabupaten Kulon Progo dengan Kabupaten Bantul.(600an meter). Jembatan ini tahun 1999 pernah amblas sekitar 2 meter di bagian tengah, setelah ada truk trailer lewat. Hal tersebut membuat jalur transportasi kendaraan besar (bus dan truk) terputus selama beberapa tahun. Namun bantuan dari Luar Negeri masuk akhirnya dibangun jembatan baru di sebelah selatannya dengan konstruksi yang sangat bagus. Jembatan baru ini lebih panjang karena dibuat menyerong. Diresmikan tahun 2006.
SMP 1 Galur (dulu SMP Brosot) adalah sebuah SMP RSBI yang terbaik di daerah ini. Terletak di kota Brosot, sebelah selatan Pasar Pon. Walaupun sekolah ini cukup sempit dan sangat terbatas untuk pengembangannya, tapi berfasilitas amat baik karena telah menyandang nama RSBI. Lulusan sekolah ini banyak yang melanjutkan ke SMU/SMK di kota Yogyakarta, Bantul dan Wates.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar